Bagaimana cara mengubah foto menjadi video dengan AI?
Berikut alur lengkapnya di web. Semuanya berlangsung dalam satu obrolan terpandu, jadi Anda tidak perlu berpindah-pindah aplikasi.
- Tulis naskahnya. Ketik sendiri, atau gunakan AI Magic Writer untuk membuat draf update pasar atau tips dengan gaya bahasa Anda.
- Buka Portrait to Video. Langkah-langkah terpandu akan mengambil alih dari sana.
- Pilih suara Anda. Pilih dari pustaka, atau gunakan Voice Cloning agar terdengar seperti suara Anda sendiri.
- Pilih wajah Anda. Unggah foto headshot Anda, ambil dari pustaka gambar, atau gunakan bank konten.
- Hasilkan dan selesaikan. Buka hasilnya di BIGVU Video Maker, tempat Anda bisa menambahkan teks (caption), menerapkan brand kit Anda, dan mempublikasikannya.
Di perangkat seluler, alurnya bahkan lebih ringkas:
- Ketuk Text-to-Video.
- Pilih wajah Anda.
- Tambahkan naskah Anda.
- Pilih suara.
- Hasilkan.
Animasi pada AI Talking Photo milik BIGVU berjalan di atas Fabric 1.0 API dari VEED, sebuah model yang dibuat untuk mengubah gambar plus audio menjadi video berbicara dengan gerakan bibir, gerakan kepala, dan ekspresi yang tersinkronisasi.
![[object Object]](/blog/images/airtable/section1-bigvu-ai-talking-photo-turn-photo-realistic-talking-video.webp)
Mengapa kreator memilih BIGVU untuk foto ke video
BIGVU memilih API video foto ke video terbaik – didukung oleh platform AI video milik VEED – untuk memastikan pengguna BIGVU mendapatkan model paling mutakhir di pasar.
Kesenjangan itu terlihat jelas dalam ulasan. D-ID hanya memperoleh 2,2/5 di Trustpilot, di mana seorang pengguna menulis bahwa "pembuatan video dan sinkronisasi bibirnya benar-benar meleset" dan avatarnya "gagal dihasilkan setelah berkali-kali dicoba dan menghabiskan kreditnya." Di Product Hunt, pengguna lain menyoroti hasil di mana "giginya terlihat aneh" dan ekspresi wajahnya terlihat tidak alami.
HeyGen unggul dalam kualitas avatar, tetapi tetap mendapat keluhan berulang soal pemotongan kredit dan penagihan di berbagai ulasan pengguna. Bahkan Synthesia pun mendapat catatan bahwa avatarnya bisa terasa "agak kaku" saat Anda menginginkan gestur yang ekspresif.
Sebagian besar alat foto ke video hanya memberikan klip lalu selesai. Anda masih harus menambahkan teks, mem-branding-nya, dan mempublikasikannya di suatu tempat.
BIGVU menjaga seluruh pekerjaan tetap dalam satu tempat. Anda bisa menulis dengan AI Magic Writer, menghasilkan foto bicara, menambahkan teks dan brand kit Anda, lalu mempublikasikan ke 20+ akun media sosial atau mengirim email video tanpa perlu mengekspor dan mengunggah ulang di mana pun.
Anda juga bisa mengkloning suara Anda sendiri, sehingga video tersebut membawa sentuhan manusia yang tidak bisa diberikan oleh avatar stok.
Foto dan Naskah Seperti Apa yang Paling Cocok?
AI membutuhkan gambar wajah Anda yang jelas.
Pencahayaan adalah faktor paling penting. Cahaya alami siang hari atau bahkan cahaya dalam ruangan yang mengarah ke Anda lebih baik daripada foto beresolusi tinggi yang diambil dalam gelap.
Gunakan potret menghadap ke depan, jaga agar mata dan mulut tidak terhalang, dan hindari kacamata hitam atau rambut yang menutupi wajah. Foto headshot yang sudah ada di kartu nama Anda biasanya sudah cukup.
Naskahnya juga penting.
Tulislah untuk didengar, bukan untuk dibaca.
Gunakan kalimat pendek. Gunakan bentuk kontraksi. Ucapkan dulu dengan lantang. Jika terdengar kaku saat diucapkan, tulis ulang.
Sinkronisasi bibir hanya akan senatural ritme kata-kata Anda.
![[object Object]](/blog/images/airtable/section2-bigvu-ai-talking-photo-turn-photo-realistic-talking-video.webp)
Foto dan naskah seperti apa yang paling cocok?
AI membutuhkan gambar wajah Anda yang jelas.
Pencahayaan adalah faktor paling penting. Cahaya alami siang hari atau bahkan cahaya dalam ruangan yang mengarah ke Anda lebih baik daripada foto beresolusi tinggi yang diambil dalam gelap.
Gunakan potret menghadap ke depan, jaga agar mata dan mulut tidak terhalang, dan hindari kacamata hitam atau rambut yang menutupi wajah. Foto headshot yang sudah ada di kartu nama Anda biasanya sudah cukup.
Naskahnya juga penting.
Tulislah untuk didengar, bukan untuk dibaca.
Gunakan kalimat pendek. Gunakan bentuk kontraksi. Ucapkan dulu dengan lantang. Jika terdengar kaku saat diucapkan, tulis ulang.
Sinkronisasi bibir hanya akan senatural ritme kata-kata Anda.
![[object Object]](/blog/images/airtable/section3-bigvu-ai-talking-photo-turn-photo-realistic-talking-video.webp)
Di mana AI foto ke video benar-benar memberikan manfaat
Real Estat
Agen real estat menggunakan foto ke video untuk update pasar mingguan dan pesan cepat ke klien, tanpa perlu sesi pemotretan.
Padukan dengan Fototale untuk listing, dan seluruh alur kerja video real estat Anda bisa berjalan tanpa kamera.
Pelatihan dan Kursus
Pelatih dan pembuat kursus bisa terus mengunggah tips dan memperbarui konten pelajaran hanya dengan menulis ulang narasinya, tanpa perlu syuting ulang.
Penjualan
Dalam penjualan, video pendek yang dipersonalisasi dalam tindak lanjut bisa menghasilkan balasan yang lebih baik dibanding email teks biasa.
Sebutkan nama perusahaan calon pelanggan, rujuk situasi mereka, dan jadwalkan di semua kanal Anda dalam satu waktu.

Apakah AI foto ke video gratis?

